PROSPEK CUACA 3 HARIAN WILAYAH LAMPUNG
(BERLAKU TANGGAL 15 – 17 MEI 2026)
NARASI
Pada periode 15–17 Mei 2026, kondisi dinamika atmosfer menunjukkan bahwa fenomena global seperti SOI, ENSO, dan DMI terpantau tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap cuaca di wilayah Lampung. Madden-Julian Oscillation (MJO) pada tanggal 12 Mei 2026 terpantau di fase 3 (Indian Ocean), yang berkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan di sebagian wilayah Indonesia. Secara spasial, MJO terpantau aktif di Samudra Hindia barat Sumatra. Gelombang Kelvin yang berpropagasi ke arah timur terpantau aktif di Lampung dapat memicu pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut. Faktor dominan pembentukan cuaca di Lampung berasal dari suhu muka laut di sekitar perairan Lampung dan sekitarnya yang relatif hangat sehingga meningkatkan suplai uap air ke atmosfer dengan nilai SST anomali sebesar -0.5 s/d +2.0 °C. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan hujan dengan intensitas ringan hingga lebat. Hujan yang terjadi dapat disertai petir dan angin kencang dengan durasi singkat. Potensi hujan umumnya terjadi pada siang hingga malam hari dan perlu diwaspadai oleh masyarakat.
PRAKIRAAN CUACA:
Secara umum dalam 3 hari ke depan, wilayah Lampung diprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga lebat. Adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terjadi pada siang, sore, dan malam hari.
Wilayah yang berpotensi hujan sedang – lebat yang dapat disertai petir dan/atau angin kencang:
1. 15 Mei 2026
Wilayah Lampung Selatan, Kota Bandar Lampung, Pesawaran, Pringsewu, Tanggamus, Pesisir Barat, Lampung Barat, Way Kanan, Lampung Utara, Lampung Tengah, Kota Metro, Lampung Timur, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, Mesuji.
2. 16 Mei 2026
Wilayah Pesawaran, Pringsewu, Tanggamus, Way Kanan, Lampung Utara.
3. 17 Mei 2026
NIHIL.
Forecaster On Duty
Prakirawan BMKG Lampung